berbagi cerita dalam tulisan

A relaxed and contemporary cafe bar in the centre of Palm Beach Opening this Valentine's - 14th Feb 2016

Copyright © berbagi cerita dalam tulisan | Powered by Blogger
Design by WebSuccessAgency | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Penjual koran

Sebuah awal kehidupan yang pana ,menjadi kenyataan yang indah .  
                                                                       Penjual koran
 

                         Dikeremangan pagi buta menunjukkan pukul 04.45 ,keheningan pinggiran kota mulai terpecahkan dengan hiruk pikuk pedagang menyiapkan barang dagangannya untuk dijajakan dikota ,diujung perempatan gang tampak rumah geribik ukuran kecil disitu tinggalah arjun dan beberapa adik nya, anak muda perantauan dari desa yang terpencil yang terletak di perbatasan antara jawa barat dan jawa tengah mengadu nasib dikota berharap semua akan merubah jalan hidup nya ,ayah nya yang telah lama meniggal dan ibu yang mulai menua dan sering sakit-sakitan dan tadinya sebelum ia mengadu nasib dikota pekerjaan  sebagai pencari sabut kelapa lah yang ia lakoni  yang dijual kepada pengepul dengan uang 5 ribu perhari mampu membuatnya bertahan hidup sementara waktu dengan belenggu kemiskinan yang terus berlarut.biaya hidup nya terkadang hanya mengandalkan belas kasian bos  pengepul disaat hasil kerjanya hanya mendapatkan sedikit dengan meminjam uang lebih dan digantikan dengan hasil berikutnya.melihat ibunya yang terus sakit-sakitan hanya bisa berbaring di tempat tidur dengan alaskan tikar yang telah usang membuat nya merasa sanga sedih , tadinya arjun mempunyai niat untuk membawa ibunya ke dokter untuk mengobati penyakit nya namun karena keterbatasan dana ia mengurungkan niatnya .uang kerjanya hanya cukup untuk membeli beras dan beberapa bahan lain terkadang arjun menyisihkan sedikit uangnya .

Mentari di ufuk senja


Judul  :Mentari di ufuk senja
Karya           :anggit

synopsis :menceritakan tentang persahabatan , romance dan keluarga.

waktu dimulai pembuatan :14 januari 2013

MENTARI DI UFUK SENJA
 
pagi ini cuaca terlihat tak bersahabat ,awan mendung menyelimuti langit yang sebelumnya terlihat cerah berubah menjadi gelap tanpa secercik cahaya matahari ,bunga mawar yang tergolek terlihat segar di halaman rumah menghiasi dan memberikan aroma harum semerbak mewarnai pagi ini .mungkin bisa diandaikan cinta itu bagaikan bunga mawar  yang selalu memberi keharuman bagi siapa saja yang menghirupnya ,namun bisa juga melukai dikala kita tak tersadar menyentuh duri-duri tajam nya ,seiring suasana pagi yang semakin berlalu tampak seseorang wanita  muda dengan tatapan  matanya yang berkaca-kaca keluar dari sisi depan pintu  rumahnya  seraya memejamkan mata dan menghirup nafas dalam-dalam seakan akan kesulitan dan cobaan hidup yang berat  ia alami telah hilang dari benak fikirannya  ,namun semua itu hanya hilang untuk sesaat ,terkadang otak itu selalu menyaring apa yang perlu diingat dan yang perlu dilupakan  ,tapi tak semua hal yang pahit itu mudah untuk dilupakan justru sulit untuk dilupakan . kebesaran sang  agung  atas ciptaan mu yang tlah kau  beri daya ingatan begitu kuat padanya ,tetapi mengapa kenangan –kenangan pahit yang harus ia ingat .

Popular Posts

Berita